Beternak Kambing Organik

Beternak Kambing Organik

Buddaya kambing organic dapat dilakukan siapapun, mengapa demikian? dimasa lalu memelihara kambing perlu asupan pakan hijauan setiap hari dan harus mencari rumput dari sawah/lading setiap hari. Jadi siapapun dapat memelihara ternak karena hanya bekerja memberikan pakan pada pagi hari sebelum berangkat kerja dan sore hari setelah pulang kerja. Beternak akan lebih praktis, dapat menyalurkan hobi serta sumber penghasilan yang dapat diandalkan. Bagimana tahapan budidaya Kambing Organik:

Pemilihan Anakan

Bakalan anak kambing yang digunakan berumur 2-4 bulan. Pertumbuhan sehat, tidak cacat, mata bersinar, bulu tertata rapih dan bagian tulang terlihat besar/kokoh.

Pemeliharaan Ternak

Mandikan ternak yang sudah sampai dikandang dengan sabun atau shampo sampai bersih dan kotoran yang lengket terlepas. Potong kuku ternak kambing yang kelihatan panjang, karena akan menjadi sarang penyakit. Berikan obat cacing sesuai rekomendasi dokter hewan.

Pemberikan Vitamin

vitamin seperti SGB Bionutren dan SGB Biolizer yang berfungsi untuk menanggulangi kejadian diare, infeksi pencernaan akibat bakteri, jamur dan parasit dan berfungsi untuk meningkatkan imunitas, daya cerna meningkatkan metabolisme ternak dan meingkatkan reproduksi. Gunakan setiap hari sebanyak 3 tutup bionutren dan 3 tutup biolizer per 10 ekor kambing dengan cara diberikan langsung lewat air minum sebanyak 5 liter air.

Pemberian Pakan

Pakan yang digunakan sangat direkomendasaikan yang tersedia disekitar lokasi budidaya. Jenis yang biasa digunakan antara lain: daun tebu kering, daun pisan kering/pohon pisang, azzola, jerami, pohon jagung, dedak halus, tepung ikan dan bahan lain yang tersedia dalam jumlah banyak dan cukup tersedia continue. Formulasi pakan yang digunakan:

  • Jerami/daun tebu kering/pohon jagung kering (termasuk bongo) 80 %
  • Dedak halus 10 %
  • Tepung Ikan 8 %
  • Vitamin Mix 1 %
  • Mineral Mix 1 %

Semua bahan bahan formulasi dihaluskan dengan mesin pencacah rumput yang dilengkapi saringan, sehigga didapatkan tekstur konsentrat yang cukup halus. Campurkan bahan yang jumlahnya sedikit dengan yang sedikit dan seterusnya dengan jumlah persentase yang besar. Tambahkan 100 ml SGB Bionutren, 100 ml SGB Biolizer, dan 200 ml molase/gula cair larutkan dalam air 100 liter. Campurkan pada 500 kg formulasi pakan dengan cara sisemprotkan dan diaduk-aduk sampai merata. Fermentasi minimal 2×24 jam, maksimal sampai 3-4 bulan.

Dengan pakan seperti ini, kambing yang dipelihara dapat menghasilkan daging yang berkualitas sangat baik, kandang tidak bau dan pertumbuhan ternak anda sangat cepat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *