Pengujian pupuk Rojo Tani Ladang pada tanaman brokoli

Pengujian pupuk Rojo Tani Ladang pada tanaman brokoli

Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB ditunjuk untuk melakukan pengujian efektivitas sebagai syarat kelayakan pendaftaran pupuk tersebut. Pengujian dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Pasir Sarongge, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Jenis tanaman yang digunakan untuk pengujian adalah brokoli.

Pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI yang diuji efektivitasnya, pupuk organik cair pembanding, Urea, SP-36 dan KCl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 4 ulangan. Perlakuan disusun dalam 7 taraf pemupukan yaitu : tanpa aplikasi pupuk organik cair yang diuji tetapi dipupuk NPK standar (P0), pemupukan organik cair standar pembanding rekomendasi setempat + 1 NPK (P1), 0.5 dosis POC merk ROJOLADANGTANI + 1 NPK (P2), 0.75 dosis POC merk ROJOLADANGTANI+1 NPK (P3), 1 dosis POC merk ROJOLADANGTANI+1 NPK (P4), 1 dosis POC merk ROJOLADANGTANI+ 0.75 NPK (P5), 1 dosis POC merk ROJOLADANGTANI + 0.5 NPK (P6). Percobaan dilakukan dengan empat ulangan sehingga terdapat 28 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan adalah petakan lahan dengan luas 25 m 2 . Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara umum aplikasi pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI yang diaplikasikan dengan 0.5-1.0 dosis NPK menghasilkan pertumbuhan, komponen hasil dan hasil yang lebih baik daripada perlakuan kontrol. Tinggi tanaman, jumlah daun, diameter krop, hasil/tanaman dan hasil/ha pada perlakuan yang memperoleh aplikasi POC merk ROJOLADANGTANI lebih tinggi dan lebih banyak dibandingkan perlakuan kontrol. Perlakuan 0.5 dosis POC merk ROJOLADANGTANI yang diaplikasikan dengan 1 dosis NPK terlihat paling efektif secara agronomi maupun ekonomi. Dosis yang dianjurkan untuk tanaman brokoli adalah 1.25 liter/ha/aplikasi pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI yang diaplikasikan sebanyak 4 kali yaitu pada saat 2, 3, 4 dan 5 MST secara foliar spray dengan volume semprot 500 L/ha.

Kesimpulan Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara umum aplikasi pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI yang diaplikasikan dengan 0.5-1.0 dosis NPK menghasilkan pertumbuhan, komponen hasil dan hasil yang lebih baik daripada perlakuan kontrol. Tinggi tanaman, jumlah daun, diameter krop, hasil/tanaman dan hasil/ha pada perlakuan yang memperoleh aplikasi POC merk ROJOLADANGTANI lebih tinggi dan lebih banyak dibandingkan perlakuan kontrol. Perlakuan 0.5 dosis POC merk ROJOLADANGTANI yang diaplikasikan dengan 1 dosis NPK terlihat paling efektif secara agronomi maupun ekonomi. 5.2 Rekomendasi Hasil pengujian menunjukkan bahwa pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI efektif secara agronomi maupun ekonomi. Dosis yang dianjurkan untuk tanaman brokoli adalah 1.25 liter/ha/aplikasi pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI yang diaplikasikan sebanyak 4 kali yaitu pada saat 2, 3, 4 dan 5 MST secara foliar spray dengan volume semprot 500 l/ha

Perlakuan 0.5 dosis pupuk organik cair merk ROJOLADANGTANI + 1 dosis pupuk NPK terlihat paling efektif secara ekonomi karena menghasilkan nilai R/C rasio yang paling tinggi dengan keuntungan sekitar 16.5 juta rupiah dan nilai R/C rasio sekitar 2.50, sedangkan perlakuan pembanding dan kontrol menghasilkan keuntungan 12.9 juta dan 5.3 juta dengan nilai R/C rasio 2.12 dan 1.54.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *