Usaha Penggemukan Sapi yang Menguntungkan

Usaha Penggemukan Sapi yang Menguntungkan

Daging sapi merupakan bahan pangan pokok sebagai sumber proteinb hewani dan memegang peranan penting dalam menopang program ketahanan pangan Nasional. Masih terasa hingga saat ini bagaimana kasus langkanya daging sapi, bahkan sampai membikin kalang kabut Presiden Jokowi hingga sampai berimbas pada resafle cabinet yang melengserkan beberapa menteri akibat dari kurangnya stok daging sapi

Berbicara usaha penggemukan sapi PT. Nelindo ikut berpartisipasi dalam kegiatannya, ikut menyukseskan tercapainya pemasukan target kebutuhan akan daging sapi Nasional dengan pakan menciptakan produk SGB BIONUTREN dan SGF BIOLIZER serta spaket teknologi cara penggemukan sapi yang menguntungkan, ramahlingkungan ( tidak bau ), hemat biaya, tenaga, pertumbuhan cepat, kualitas daging super serta keuntungan yang berlipat ganda.

Pertimbangan yang matang mengenai persyatan lokasi dan kontruksi kandangan sangat penting dalam usaha peternakan sapi. Konstruksi kandang sangat berperan terhadap pertumbuhan dan perkembangan sapi yang di budidayakan. Sirkulasi udara harus di distribusikan sebaik mungkin serta penataan konstruksi atap dan alas disesuaikan dengan kebutuhan yang dikehendaki. Adapun contoh konstruksi kandang sapi yang sesuai dengan kebutuhan seperti gambar di bawah ini :

1. Teknik pemilihan bibit sapi

  • Pilih jenis sapi strain unggul ( simental, limosin dan jawa super )
  • Pilih jenis sapi yang memiliki postur tubuh tinggi, besar, panjang dan tulang besar
  • Tidak memiliki kelainan ( cacat ) dan tidak sakit atau berpenyakit
  • Cari yang kondisinya tidak gemuk
  • Pilih harga yang terjangkau sesuai dengan harga pasar
  • Bisa dibeli berdasarkan bobot badan hasil timbangan

2. Perlakuan bibit sapi

  • Sapi yang baru datang ditimbang berat badannya dahulu untuk mengetahui bobot awal sapi yang dipelihara
  • Dimandikan sampai bersih
  • Pemberian obat cacing secara langsung tanpa campuran
  • Pemberian SGB BIONUTREN secara langsung tanpa campuran sebanyak 20 cc dengan menggunakan spet suntik tanpa jarum, baru dikasi minum
  • Pemberian obat luka bagi sapi yang ada luka. Caranya dengan menumbuk daun ketapeng, dicampur minyak tanah baru dioleskan ke atas luka secara merata setiap hari

3. Management pemberian pakan

Bahan bahan pakan sapi
  • Pakan jadi berupa konsentrat kering (kandungan protein 17–18 %)
  • Onggok atau gamblong adalah ampas dari ketela pohon (singkong)
  • Ampas tahu
  • Tepung jagung
  • Tepung gaplek
  • Tebon jagung
  • Jerami
  • Rumput gajah

TEKNIK PEMBUATAN PAKAN BUATAN DENGAN BIO NUTREN DAN BIO LIZER

1. Pakan fermentasi siap saji

  • 2 tutup BIO NUTREN
  • 1 tutup BIO LIZER
  • 5 tutup molase ( tetes )
  • 10 kg pakan konsentrat
  • 10 kg gamblong
  • 10 kg ampas tahu
  • 4 liter air

Dicampur hingga merata dengan molen dan di fermentasi kedap udara selama 3 hari – 1 minggu

2. Pakan hijauan dibuat silase

  • Rumput gajah, tebon jagung, jerami di potong – potong dahulu dengan mesin pencacah
  • Bahan yang di buat silase terhindar dari air embung dan air hujan, jadi harus diangin – anginkan atau di jemur
  • Cara pembuatan silase :
    1. Bahan yang tidak dicacah di timbang 20 kg
    2. 1 tutup BIO NUTREN
    3. 1 tutup BIO LIZER
    4. 5 tutup molase ( tetes )
    5. 4 liter air
    6. 1 sdm garam
    7. 1 sdm urea
    8. 1 sdm air kapur bening

2. Pembuatan campuran untuk minuman

  • 1 tutup BIO NUTREN
  • 1 tutup BIO LIZER
  • 2 – 5 tutup molase ( tetes )
  • Susu skim ( tepung ) 1 sdm dilarutkan dengan air hangat
  • 5 liter air
  • Dicampur merata ( homogen )
  • Difermentasi kedap udara selama 24 jam
  • Siap diberikan untuk minum 2 ekor sapi/hari
  • Bisa dicampurkan dengan comboran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *