Penen Bawang Merah 2 Kali Lipat

Penen Bawang Merah 2 Kali Lipat

Trend penggunaan Pupuk Organik semakin dirasakan petani, tidak terkecuali oleh seorang petani bawang merah di Desa Totalang Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.  Bapak Asmin sudah sejak lama membudidayakan bawang merah yang merupakan komoditas andalan Desa Tolalang dengan luasan 5000 m2 biasanya mampu menghasilkan panen bawang merah sebanyak 1-1,5 ton. Akan tetapi sejak beberapa musim tanah dengan semakin banyaknya penggunaan pupuk anorganik dan serangan hama/penyakit yang semakin ganas, maka panen pun hanya harapan belaka.

Secara kebetulan Bapak Asmin bertemu dengan Tim dari PT. Nelindo yang sedang melakukan penangan tanaman kakao di Kolaka Utara dan langsung berdiskusi untuk mencoba menggunakan pupuk organik (POC) Merk Rojoladangtani pada tanaman bawang merah yang sudah dia tanama. Aplikasi Rojoladangtani dengan cara menyemprot bawang merah dengan interval seminggu sekali dengan dosis 10 ml (1 tutup) untuk 3 liter air.  Aplikasi dimulai setelah bawang mulai bertunas (akan lebih baik kalau direndam 1 malam dengan dosis yang sama sebelum bawang merah ditanam). Pada hari ke -22 tanaman yang tidak diaplikasi mulai terserang penyakit dan tumbuh tidak sesuai dengan harapan, sebagian menguning dan banyak yang sudah mulai mati. Pertumbuhan bawang merah tanpa aplikasi mencapai puncaknya pada umur 55 hari setelah tanam dan terpaksa harus dipanen sebelum gagal penen dengan hasil 1500 kg.

Tanaman bawang merah dengan aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Rojoladangtani mulai terlihat tumbuh sangat signifikan pada umur tanaman 22 hari. Performa tanaman sangat baik dengan dicirikan duan hijau muda, anakan sangat banyak sehingga dapat menutup permukaan tanah guludan, serta tanaman tumbuh sangat cepat. Tanaman berumur 30 hari dapat mengalahkan tanaman berumur 55 hari dengan hanya perlakuan semprot POC Rojoadangtani sebnayak 2 botol per 5000 m2 tanaman bawang merah.

Setelah memasuki masa panen, bawang merah dengan penggunaan POC Rojoladangtani mampu menghasilkan bobot panen bawang kering sebanyak 3000 kg.  Peningkatan produksi yang dicapai oleh Pak Asmin sangat tinggi yatu menyentuh angka 100 persen.  Pada penanaman musim depan Pak Asmin akan secara total menggunakan POC Rojoladangtani sebagai pupuk andalan bagi tanaman bawang merah miliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *